Ekspedisi Indonesia Raya akan menjadi program tetap bagi Marinir TNI Angkatan Laut (AL).
Sinyal
ini jelas diperlihatkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade
Supandi. Hal ini setelah pasukan marinir bersama Pendaki Tuna Daksa
Sabar Gorky dan jurnalis Widya Victoria sukses menaklukan Puncak Cartenz
di Papua dan juga puncak tertinggi di Amerika Latin yakni Gunung
Aconcagua di Argentina.
Thursday, June 16, 2016
Monday, May 9, 2016
PEMBAGIAN DAERAH SUNGAI

Apabila
kita menelusuri aliran sungai secara lengkap dari ujung atas di bagian hulu
sampai ke bagian muaranya, maka kita akan melihat perbedaan bentuk sungai dari
suatu tempat dengan tempat lainnya meskipun sebenarnya itu adalah sungai yang sama.
Hal ini berdampak pada kegiatan kita untuk berarung jeram, tidak semua bagian
sungai dapat dijadikan sebagai tempat untuk berarung jeram. Secara umum sungai
dibagi menjadi 3 bagian yaitu bagian atas (hulu), tengah (peralihan) dan bawah
(hilir). Bagian sungai yang cocok digunakan untuk kegiatan arung jeram adalah
bagian tengah atau peralihan. Berikut ini adalah alasan suatu bagian sungai
dapat dikatakan cocok untuk berkegiatan arung jeram.
Sunday, May 8, 2016
FAKTOR PEMBENTUK JERAM

Setiap sungai memiliki berbagai macam jeram dengan susunan yang berbeda sebagai karakteristik sungai itu sendiri. Ada sungai yang memiliki arus deras, ada juga yang tenang. Ada yang memiliki air terjun ada juga yang tidak dst. Tidak hanya jeram saja, arah aliran sungai juga dapat berubah – ubah dalam kurun waktu tertentu. Penyebab terbentuknya jeram yang berbeda – beda dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut :
Friday, May 6, 2016
Macam - Macam Jeram atau Riam

Arung Jeram terdiri dari dua kata yaitu arung
dan jeram. Arung adalah kegiatan pengarungan di sungai menggunakan perahu.
Sedangkan Jeram atau juga bisa disebut dengan riam adalah berbagai macam
bentuk, ornamen dan kecepatan
aliran sungai, baik dari permukaan hinga dasar sungai. Biasanya arus tercepat
adalah ketika mendekati permukaan.
Jadi pada dasarnya arung jeram adalah kegiatan mengarungi sungai yang memiliki
berbagai jeram. Meskipun ada beberapa jenis perahu yang dapat digunakan untuk
berarung jeram tetapi jeram yang akan kita lewati tetap sama, hanya saja tehnik
untuk melalui jeram tiap – tiap perahu berbeda.
Ada
banyak jenis jeram atau riam yang ada di sungai dan tehnik untuk melaluinya pun
berbeda – beda. Sebelum kita melakukan pengarungan lebih baik kita mengetahui
terlebih dahulu macam – macam jeram yang ada di sungai agar kita lebih mengenal
karakterisik sungai yang akan kita arungi dan juga bisa digunakan sebagai
pertimbangan ketika melakukan scouting. Berikut ini adalah beberapa jenis dari
jeram atau riam.
Saturday, April 23, 2016
Tehnik Lining dan Portaging
Kegiatan
rafting atau arung jeram saat ini mudah dijumpai dan bisa dilakukan oleh semua
orang. Bagi para pemula atau yang belum pernah berlatih rafting juga bisa
menikmati kegiatan ini melalui jasa wisata arung jeram dengan harga yang
terjangkau. Pada dasarnya arung jeram adalah kegaitan pengarungan atau
penelusuran sungai tetapi pada kondisi aktual tidak semua sungai dapat kita
arungi dengan lancar. Akan ada saat – saat dimana kita terpaksa turun dari
perahu dan melakukan lining atau portaging agar pengarungan dapat dilanjutkan. Apabila
kita memaksakan kehendak untuk melanjutkan pengarungan tanpa turun dari perahu
dapat membahayakan keselamatan kita dan alat – alat kita.
Mungkin
beberapa dari kita tidak setuju serta merasa rugi untuk turun dari perahu untuk
melakukan lining atau portaging, tetapi apabila hasil dari scouting kita adalah
menghadapi penyempitan sungai bahkan air terjun masihkah kita berpikiran
demikian? Mau tidak mau dan suka tidak suka yang harus kita lakukan adalah
lining atau portaging.
Subscribe to:
Posts (Atom)
