Thursday, January 21, 2016

UNIVERSAL EDIBILITY TEST




                Pada materi sebelumnya yaitu survival makanan sumber tumbuhan kita telah belajar membedakan antara tumbuhan yang dapat dimakan atau tidak. Tetapi di alam bebas kadang kala antara tumbuhan yang dapat dimakan dan tidak memiliki kemiripan atau sulit dibedakan. Tidak semua bagian dari tanaman aman untuk dimakan. Dan apabila kita salah memakan dapat berakibat fatal bagi kita. Untuk itu kita perlu mempelajari yang namanya UNIVERSAL EDIBILITY TEST. Tes ini dilakukan untuk menentukan suatu tumbuhan aman atau tidak untuk dikonsumsi. Cara melakukan tes ini adalah sebagai berikut.


UNIVERSAL EDIBILITY TEST

 

1. Persiapan

Sebelum melakukan tes, pastikan kita tidak makan atau minum apapun selama 8 jam kecuali air putih. Tes ini akan dilakukan oleh individu selama 24 jam. Selama menjalani tes kita juga tidak boleh makan atau minum selain air putih. waktu tersebut pasti akan mudah dilalui bila kita dalam keadaan survival. Langkah selanjutnya adalah ambil Sampel tumbuhan secukupnya saja yang akan dijadikan sebagai bahan tes.

2. Pisahkan

Tidak semua bagian dari tumbuhan bisa kita makan, oleh karena itu kita harus pisahkan suatu tumbuhan menjadi 5 bagian yaitu akar, batang, daun, tunas dan bunga jika terdapat bunganya. Pastikan tumbuhan yang kita pilih bersih dan segar.  Juga Tidak terdapat parasit atau cacing. Ambil sampel atau jenis tumbuhan yang lain bila sampel kita tidak memenuhu kriteria.

3. Masak

Beberapa tumbuhan yang beracun setelah direbus di air yang mendidih menjadi dapat dikonsumsi. Tetapi jika kita tidak memiliki perlengkapan masak gunakan bahan mentah saja.

4.       Sentuh dan Oleskan di Kulit

Sentuhlah setiap bagian dari tumbuhan yang kita ambil, apabila tumbuhan tersebut tidak baik bagi kulit kita maka juga tidak baik bagi perut kita. Tumbuk salah satu bagian tumbuhan dan oleskan pada bagian dalah pergelanan tangan/lengan atau bagian kulit lainnya yang sensitif. Tunggu selama 15 menit untuk memastikan reaksi. Jika kulit kita merasa terbakar, benjol atau gangguan lain jangan melanjutkan tes dan cari jenis tumbuhan yang lain untuk melakukan tes. Reaksi yang kita rasakan menandakan tumbuhan tersebut tidak dapat dikonsumsi. Apabila tidak merasakan gangguan, lanjutkan ke tahap selanjutnya.

5. Oleskan ke Bibir

Oleskan ke bibir dan tunggu selama beberapa menit untuk memastikan reaksinya. Apabila terdapat gangguan pada bibir hentikan pengetesan.

6. Rasakan

Masukan bahan kita ke dalam mulut dan tahan di lidah selama 15 menit. Seperti proses sebelumnya, apabila merasakan gangguan maka jangan dilanjutkan.

7. Kunyah

Kunyahlah bahan yang kita tahan di lidah tadi tetapi jangan langsung ditelan, tunggu 15 menit untuk menunggu reaksi. Hentikan pengetesan jika merasakan gangguan.

8. Telan

Apabila sampai langkah ke 7 aman telan bahan tersebut dan tunggu selama 8 jam. Selama menunggu kita hanya diperbolehkan minum air putih saja. Jika kita merasakan mual atau sakit perut maka muntahkan dengan paksa agar tidak mengalami gangguan yang lebih buruk.

9. Makan

Kita bisa memakan tumbuhan tersebut tetapi sedikit saja untuk memastikan tidak ada gangguan yang kita rasakan jika kadarnya ditambah. Tunggu selama 8 jam lagi.

Tumbuhan yang kita tes akan dinyatakan aman untuk dimakan apabila sudah melalui proses diatas dan kita tidak merakasan gangguan apapun. Jika kita ingin memakan bagian lain dari tumbuhan yang kita ambil atau jenis tumbuhan lainnya maka kita harus melakukan universal edibility tes lagi agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.


Download artikel ini :

http://sh.st/TmV0X
 

No comments:

Post a Comment